Cara Mengatur Port SSH

Jika anda seorang yang sering berhubungan dengan trik internet gratis saya rasa anda sudah sering mendengar istilah ssh. Beberapa orang yang memiliki vps biasa menjual akun ssh sebagai pelengkap dalam sebuah trik. Akun ssh dijual bervariasi tergantung kualitas, harga dan provider vps yang ia jual. Biasanya akun ssh yang dijual tersebut terdiri dari host, username, password dan port ssh.  Tapi tahukah anda apa sebenarnya ssh itu dan tahukah anda bagaimana cara mengatur portnya sesuai dengan keinginan anda?

Berbicara tentang ssh mungkin akan banyak yang bingung berhubung kata ssh identik sekali dengan dunia internet gratis, saya rasa itu tidak lah salah tapi tidak sepenuhnya benar juga. Ssh atau Secure Shell menurut wikipedia adalah protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan.

ssh account, ssh tutorial, host sshSaya biasa menyederhanakannya dengan menyebutnya sebagai remote control server yang aman, untuk mengakses ssh gunakanlah ssh client seperti putty (untuk os windows) dan sejenisnya. Aplikasi ini berbasis text dan perintahnya pun sama dengan saat kita melakukan perintah di terminal linux.

SSH CLIENT (Windows/Apple/Linux/dll) ——– SSH——- SERVER SSH

Saya harap anda bisa memahami apa yang saya maksud dengan gambaran diatas berhubung saya sendiri bingung untuk menjelaskannya dengan kata-kata. Nah, selanjutnya jika anda membeli sebuah server (vps) anda akan menerima detail IP dan Password yang dapat anda gunakan untuk meremote server anda dengan bantuan ssh client (seperti putty). Port sendiri biasanya diberikan port ssh default yaitu port 22, tapi tidak menutup kemungkinan beberapa penyedia vps memberikan anda port ssh yang berbeda.

Bukan tidak mungkin dikemudian hari anda ingin menganti port default tersebut atau menambahkan port lain dengan berbagai alasan, jika anda adalah pengguna trik internet gratis tentu saja hal ini sangat dibutuhkan berhubung tidak semua trik bisa mendukung port 22.

Pengaturan port sangat penting peranannya supaya terhindar dari bentrok port yang digunakan. Contoh kasusnya adalah anda biarkan ssh anda di port 22 kemudian anda install dropbear dengan port 22 tentu saja hal ini akan menjadi masalah, bisa saja dropbear anda tidak bisa digunakan atau sebaliknya.

Untuk mengatur port ssh di vps anda, baik centos, debian maupun turunannya anda dapat menggunakan perintah berikut :

nano /etc/ssh/sshd_config

ssh server, ssh port 80, putty ssh, ssh software

Anda bisa mengganti nano dengan editor yang biasa anda gunakan, jika belum install nano silahkan baca postingan saya tentang cara install nano di vps debian.

Perhatikan screenshot berikut untuk mengedit atau menambahkan port ssh anda

ssh client, secure ssh, sshport number, open ssh

 

Setelah selesai mengedit anda simpan dengan Ctrl+X lalu konfirmasi dengan Y

Port Ssh anda sudah berhasil diedit, anda bisa mulai menjalankannya dengan perintah (Debian)

service ssh restart

Centos

service sshd restart

ssh port 22,  ssh 443, ssh tunneling, ssh port 443

Untuk lebih jelasnya saya telah sertakan video tutorial di bawah.

 

 

 

loading...
Tags:,

Komentar Agan Sista

Komentari Artikel Diatas

avatar

wpDiscuz
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
IBX582AC890E0126